Fanda and Fitness
Seorang wanita yang semangat melakukan fitness demi kesehatan dan pembentukan tubuh!
Categories
abs exercise
(4)
back exercise
(5)
breast exercise
(1)
butts exercise
(4)
cardio exercise
(4)
chest exercise
(4)
fitness diary
(15)
health
(4)
kisah yang tercecer
(7)
legs exercise
(6)
motivasi fitness
(3)
shoulder exercise
(2)
stretching
(2)
thigh exercise
(4)
tips diet
(9)
tips fitness
(18)
triceps exercise
(2)
weight loss
(6)
woman tips
(1)
Followers
Get My Fitness Latest News
Most Popular Posts
Female & Health Blogs
-
-
Halo dunia!2 years ago
-
jasa pembuatan website3 years ago
-
-
Selamat Idul Fitri 1440 H 2019 M6 years ago
-
Nomor Panggilan Darurat Balikpapan8 years ago
-
-
2017 Reading List8 years ago
-
-
Berani Bermimpi12 years ago
-
-
-
-
-
Binahong Daun Ajaib Multi Guna15 years ago
-
FDA Menyetujui Alat Diagnostik HIV15 years ago
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Blog Archive
Wednesday, October 27, 2010
Manfaat Fun Walk Bagi Kesehatan
4:29 PM | Posted by
Fanda Classiclit |
Edit Post

Hari Minggu lalu aku (lagi-lagi…) terpaksa bolos fitness karena harus jaga stan bazaar Vixxio (iyaa…jualan buku-bukunya Vixxio.com di club house tempatku biasa ngegym!). Bazar itu dalam rangka acara Fun Walk yang diadakan untuk para member club house. Sambil menjaga stan (yang sayangnya sepi pengunjung, hiks…), aku memperhatikan para peserta yang berangkat untuk fun walk ke sekitar area perumahan mewah itu. Dalam hati aku berpikir, bagus juga ya ide itu. Mengingat aktivitas jalan di pagi hari adalah salah satu bentuk olahraga yang paling simple, namun banyak dikesampingkan orang (mungkin karena saking simpelnya sehingga dianggap tak bermanfaat). Padahal banyak loh manfaatnya. Yuk kita kupas satu persatu…
Menurunkan resiko penyakit jantung, stroke, koroner
Menurut penelitian, orang yang tak pernah olah raga dan tidak fit tubuhnya memiliki resiko dua kali lipat terkena penyakit yang berhubungan dengan jantung. Jalan sehat di pagi hari secara rutin saja sudah bisa menurunkan resiko itu!
Menurunkan resiko patah tulang dan osteoporosis
Kecelakaan bisa terjadi pada siapa saja, baik itu di jalan, di tempat kerja, atau bahkan di rumah saat melakukan pekerjaan rumah tangga sehari-hari. Tulang yang rapuh akan mudah patah atau cedera bila terjadi kecelakaan. Dengan jalan sehat secara teratur, kekuatan tulang-tulangmu akan meningkat, sedangkan resiko osteoporosis akan berkurang.
Meningkatkan elastisitas persendian dan otot
Bila kamu sering jalan sehat, otomatis elastisitas persendian dan otot akan meningkat, sehingga mengurangi resiko keseleo atau otot terkilir.
Menurunkan resiko depresi
Stress dan depresi mungkin sudah jadi makanan sehari-hari sebagian besar warga terutama yang tinggal di kota. Dengan meluangkan waktu beberapa menit di pagi hari, kamu bisa menjalani hari demi hari bebas dari depresi lagi.
Meningkatkan kualitas tidur
Sering mengeluh tak bisa tidur alias insomnia? Coba atasi dengan cara murah-meriah: jalan sehat di pagi hari. Dijamin, tidurmu waktu malam akan lebih nyenyak!
Menurunkan berat badan
Jalan sehat juga meningkatkan metabolism tubuh, sehingga dapat membantu program penurunan berat badan. Tahukah kamu bahwa dengan berjalan-jalan sejauh 1,6 km saja kamu akan membakar energy sebanyak 100kcal. Dan dengan berjalan sejauh 3,2 km tiga kali seminggu, beratmu bisa berkurang kurang lebih 0,5kg tiap tiga minggu. Lumayan kan? Kalau kamu ingin menurunkan lebih banyak berat badanmu, berjalanlah lebih sering!
Tapi…problemnya selalu sama: malaaaas!!
Ini nih kiatnya agar kamu gak malas melakukan jalan sehat:
1. Cari teman atau bentuk grup (tetangga atau keluarga), dan bikin jadwal untuk fun walk pagi hari. Cukup selama 30 menit saja. Tak usah berlari, jalan agak cepat tapi jagalah agar kamu tetap bisa ngobrol dengan temnmu tanpa ngos-ngosan.
2. Kalau kamu punya anjing, kamu bisa ajak si doggy jalan-jalan. Atau buat yang punya baby, kamu berdua bisa menghabiskan waktu bersama demi kesehatan dan kegiatan yang fun!
3. Kalau kamu terpaksa jalan sendirian, pasanglah musik di HP atau I-Pad kamu untuk menemanimu sepanjang jalan. Maka 1-2 km akan terlewati tanpa kamu sadari.
4. Janjikan dirimu sendiri hadiah apabila kamu sanggup secara konsisten jalan pagi selama sekian hari atau sebulan, dsb. Mungkin sesuatu yang sudah kamu incar lama? Dengan begitu, kamu melakukan jalan sehat itu demi sebuah tujuan, dan itu akan meningkatkan motivasimu. Eh, kalau kamu pengen buku yang bagus sebagai hadiah, cari aja di Vixxio ya… (*numpangpromo*).
Jadi…sudahkah kamu mulai fitness? Share dong kebiasaan-kebiasaanmu demi menjaga kesehatan dengan ikutan giveaway buku. Tinggal 4 hari lagi loh deadline untuk bisa mendapat HADIAH BUKU GRATIS!!
Menurunkan resiko penyakit jantung, stroke, koroner
Menurut penelitian, orang yang tak pernah olah raga dan tidak fit tubuhnya memiliki resiko dua kali lipat terkena penyakit yang berhubungan dengan jantung. Jalan sehat di pagi hari secara rutin saja sudah bisa menurunkan resiko itu!
Menurunkan resiko patah tulang dan osteoporosis
Kecelakaan bisa terjadi pada siapa saja, baik itu di jalan, di tempat kerja, atau bahkan di rumah saat melakukan pekerjaan rumah tangga sehari-hari. Tulang yang rapuh akan mudah patah atau cedera bila terjadi kecelakaan. Dengan jalan sehat secara teratur, kekuatan tulang-tulangmu akan meningkat, sedangkan resiko osteoporosis akan berkurang.
Meningkatkan elastisitas persendian dan otot
Bila kamu sering jalan sehat, otomatis elastisitas persendian dan otot akan meningkat, sehingga mengurangi resiko keseleo atau otot terkilir.
Menurunkan resiko depresi
Stress dan depresi mungkin sudah jadi makanan sehari-hari sebagian besar warga terutama yang tinggal di kota. Dengan meluangkan waktu beberapa menit di pagi hari, kamu bisa menjalani hari demi hari bebas dari depresi lagi.
Meningkatkan kualitas tidur
Sering mengeluh tak bisa tidur alias insomnia? Coba atasi dengan cara murah-meriah: jalan sehat di pagi hari. Dijamin, tidurmu waktu malam akan lebih nyenyak!
Menurunkan berat badan
Jalan sehat juga meningkatkan metabolism tubuh, sehingga dapat membantu program penurunan berat badan. Tahukah kamu bahwa dengan berjalan-jalan sejauh 1,6 km saja kamu akan membakar energy sebanyak 100kcal. Dan dengan berjalan sejauh 3,2 km tiga kali seminggu, beratmu bisa berkurang kurang lebih 0,5kg tiap tiga minggu. Lumayan kan? Kalau kamu ingin menurunkan lebih banyak berat badanmu, berjalanlah lebih sering!
Tapi…problemnya selalu sama: malaaaas!!
Ini nih kiatnya agar kamu gak malas melakukan jalan sehat:
1. Cari teman atau bentuk grup (tetangga atau keluarga), dan bikin jadwal untuk fun walk pagi hari. Cukup selama 30 menit saja. Tak usah berlari, jalan agak cepat tapi jagalah agar kamu tetap bisa ngobrol dengan temnmu tanpa ngos-ngosan.
2. Kalau kamu punya anjing, kamu bisa ajak si doggy jalan-jalan. Atau buat yang punya baby, kamu berdua bisa menghabiskan waktu bersama demi kesehatan dan kegiatan yang fun!
3. Kalau kamu terpaksa jalan sendirian, pasanglah musik di HP atau I-Pad kamu untuk menemanimu sepanjang jalan. Maka 1-2 km akan terlewati tanpa kamu sadari.
4. Janjikan dirimu sendiri hadiah apabila kamu sanggup secara konsisten jalan pagi selama sekian hari atau sebulan, dsb. Mungkin sesuatu yang sudah kamu incar lama? Dengan begitu, kamu melakukan jalan sehat itu demi sebuah tujuan, dan itu akan meningkatkan motivasimu. Eh, kalau kamu pengen buku yang bagus sebagai hadiah, cari aja di Vixxio ya… (*numpangpromo*).
Jadi…sudahkah kamu mulai fitness? Share dong kebiasaan-kebiasaanmu demi menjaga kesehatan dengan ikutan giveaway buku. Tinggal 4 hari lagi loh deadline untuk bisa mendapat HADIAH BUKU GRATIS!!
Labels:
cardio exercise
|
6
comments
Thursday, October 21, 2010
Efek Berhenti Fitness Dalam Waktu Lama
11:45 AM | Posted by
Fanda Classiclit |
Edit Post

Dua minggu terakhir ini aku terpaksa absen fitness. Alasannya, karena aku harus ke luar kota dan ada acara di gereja selama 9 hari berturut-turut sehingga kelelahan pun melanda. Dan akhirnya, baru kemarinlah aku bisa kembali ngegym. Dengan rada malas sebenarnya, seperti biasa kalau sudah bolos agak lama. Tapi demi kesehatan dan kebugaran, aku tetap berangkat.
Begitu bisa jalan cepat di treadmill rasanya enak sekali di tubuh. Maka aku jadi bersemangat buat latihan beban. Udah lama nih gak latihan chest. Maka aku langsung menuju ke mesin Chin Up/Dipping (satu mesin untuk dua jenis latihan). Latihan pun berjalan lancer, dengan beban seperti biasa dan jumlah repetisi seperti biasa. Lalu beralih ke mesin Butterfly. Nah, saat latihan inilah aku mulai merasa tidak seperti biasanya. Pada set yang kedua latihan jadi makin berat bagiku. Pada repetisi ke 12 aku mulai hampir tak sanggup menyelesaikan latihan (meski akhirnya tetap aku paksa). Set ketiga lebih parah lagi, setengah dari repetisi aku lakukan dengan susah payah, padahal biasanya tidak. Apa gerangan yang terjadi?
Nah, inilah yang sebenarnya terjadi…
Saat berlatih pertama kalinya setelah hiatus agak lama (2 minggu lebih), kita memang akan mendapati latihan yang dulu biasanya kita lakukan, akan menjadi beraaat banget. Kondisinya sama seperti saat kamu berdiri di dasar gunung Kelud dan memandang ke puncak. Bisa membayangkan rasanya kan? *Duuh…tinggi amat… bisa gak ya aku sampe ke puncak?*
Satu-satunya cara untuk menghadapi gejala ini, adalah dengan TETAP berlatih. Itulah kuncinya. Tetaplah berlatih, mungkin kali pertama ‘come back’ kamu bisa berlatih lebih sedikit dari yang biasa. Contoh:
Biasanya kamu berlatih 3 set @ 15 repetisi,
Lagipula, berhenti fitness juga mendatangkan rasa pegal dan kaku di seluruh otot tubuhmu. Rasa pegal itu seharusnya jadi alarm yang mengingatkanmu untuk segera kembali fitness. Ingat juga bahwa selama kamu rajin fitness, metabolismemu akan terjaga. Tapi kalau kamu berhenti terlalu lama, mesin metabolism tubuhmu juga akan berhenti, dan saat start lagi keadaan akan balik seperti saat kamu belum fitness dulu. Setelah beberapa minggu atau bulan barulah semuanya berjalan normal.
Jadi…jangan sampai berhenti fitness terlalu lama ya? Kalau kamu mengalami kebosanan, pakailah cara-cara mengatasi kebosanan fitness ini!
Begitu bisa jalan cepat di treadmill rasanya enak sekali di tubuh. Maka aku jadi bersemangat buat latihan beban. Udah lama nih gak latihan chest. Maka aku langsung menuju ke mesin Chin Up/Dipping (satu mesin untuk dua jenis latihan). Latihan pun berjalan lancer, dengan beban seperti biasa dan jumlah repetisi seperti biasa. Lalu beralih ke mesin Butterfly. Nah, saat latihan inilah aku mulai merasa tidak seperti biasanya. Pada set yang kedua latihan jadi makin berat bagiku. Pada repetisi ke 12 aku mulai hampir tak sanggup menyelesaikan latihan (meski akhirnya tetap aku paksa). Set ketiga lebih parah lagi, setengah dari repetisi aku lakukan dengan susah payah, padahal biasanya tidak. Apa gerangan yang terjadi?
Nah, inilah yang sebenarnya terjadi…
Saat berlatih pertama kalinya setelah hiatus agak lama (2 minggu lebih), kita memang akan mendapati latihan yang dulu biasanya kita lakukan, akan menjadi beraaat banget. Kondisinya sama seperti saat kamu berdiri di dasar gunung Kelud dan memandang ke puncak. Bisa membayangkan rasanya kan? *Duuh…tinggi amat… bisa gak ya aku sampe ke puncak?*
Satu-satunya cara untuk menghadapi gejala ini, adalah dengan TETAP berlatih. Itulah kuncinya. Tetaplah berlatih, mungkin kali pertama ‘come back’ kamu bisa berlatih lebih sedikit dari yang biasa. Contoh:
Biasanya kamu berlatih 3 set @ 15 repetisi,
- Pangkaslah jadi: set-1 = 12 repetisi, set-2 = 10 repetisi, set-3 = 8 repetisi.
- Pada latihan berikutnya, tingkatkan jadi: set-1 = 15 repetisi, set-2 = 12 repetisi, set-3 = 10 repetisi.
- Dan seterusnya hingga staminamu sudah kembali normal, dan kamu sudah merasa enjoy dengan porsi latihanmu.
Lagipula, berhenti fitness juga mendatangkan rasa pegal dan kaku di seluruh otot tubuhmu. Rasa pegal itu seharusnya jadi alarm yang mengingatkanmu untuk segera kembali fitness. Ingat juga bahwa selama kamu rajin fitness, metabolismemu akan terjaga. Tapi kalau kamu berhenti terlalu lama, mesin metabolism tubuhmu juga akan berhenti, dan saat start lagi keadaan akan balik seperti saat kamu belum fitness dulu. Setelah beberapa minggu atau bulan barulah semuanya berjalan normal.
Jadi…jangan sampai berhenti fitness terlalu lama ya? Kalau kamu mengalami kebosanan, pakailah cara-cara mengatasi kebosanan fitness ini!
Monday, October 18, 2010
4 Cara Hindari Malas Fitness
9:16 AM | Posted by
Fanda Classiclit |
Edit Post

Malas fitness adalah keluhan umum di antara kita yang ingin meningkatkan kesehatan, tapi selalu memiliki alasan bagus untuk menunda dan menunda. Padahal olahraga adalah salah satu hal terpenting dalam hidup kita. Seringkali kita tak dapat menghindari yang namanya penyakit. Apakah itu karena genetika, karena lingkungan hidup kita yang tak sehat, karena gaya hidup yang harus kita jalani, atau karena virus yang ada di sekitar kita. Tapi sebenarnya ada 1 hal yang bisa kita lakukan untuk menghindari atau meminimalkan penyakit, yaitu dengan olahraga!
Masalahnya, olahraga sering kita pandang sebagai beban, bukan kesenangan. Tak heran, kita malas melakukannya. Yuk intip 4 cara efektif untuk mengusir rasa malas dalam melakukan fitness…
1. Tak ada waktu buat ngegym
Aku sendiri sering mengalami ‘dikejar-kejar’ oleh waktu. Lalu bagaimana cara menyiasati kalau kita ga ada waktu lagi untuk menyempatkan pergi ke gym?
Lakukan fitness di rumah!
Kalau lingkungan perumahanmu aman, kamu bisa melakukan jogging selama 20 menit saja, lalu lanjutkan dengan latihan beban. Ada banyak latihan yang bisa dilakukan di rumah loh. Misalnya abs exercise (latihan perut), legs exercise, chest exercise serta back exercise. Hanya dengan alat-alat yang relative tidak mahal, kamu bisa berlatih 30 menit 3 kali seminggu di rumah.
2. Terlalu lelah untuk fitness
Setelah seharian bekerja ditambah dengan lembur, atau bagi ibu rumah tangga (yang kerjaannya tak pernah habis) ditambah dengan mengurus anak, seringkali energy sudah tak ada lagi untuk fitness. Rasa lelah sudah melanda, dan yang pengen kamu lakukan hanya tidur.
Fitness justru akan bikin tubuh kamu lebih segar!
Aku juga sering merasa terlalu lelah untuk berangkat ke gym untuk fitness. Tapi pernah aku memaksa diriku sendiri (waktu itu sih karena aku gak mau voucherku mubazir karena masa berlakunya hampir habis). Tapi…ternyata setelah aku mulai melakukan fitness, rasa lelah itu tiba-tiba menguap. Aku menjalani semua latihan seperti biasa, dan…. Tahu gak? Setelah itu aku justru merasa tubuhku makin segar dan fit daripada sebelum fitness, dan stress yang kudapat dari pekerjaanku juga lenyap. Tapi, ingat selalu untuk tidak over-fitness ya, karena latihan yang terlalu berat juga akan menyebabkan tubuhmu mengalami stress.
3. Frustrasi karena fitness tak membuahkan hasil
Sudah capek-capek fitness, sudah menghamburkan duit buat beli alat atau buat bayar keanggotaan gym, kok rasanya tubuh ini begini-begini saja. Tak ada perbedaan signifikan yang tampak. Mungkin pikiran itu pernah terlintas di benakmu yang mungkin membuatmu malas untuk fitness lagi?
Keluarlah sejenak dari rutinitas!
Latihan rutin yang sama terus polanya bisa bikin kamu frustrasi, padahal sebenarnya mungkin perubahan itu ada tapi memang bertahap, tidak instan. Coba ubah pola fitnessmu. Kalo kamu biasa menggunakan dumbbell, cobalah untuk menggunakan mesin (minta arahan dari instruktur ya!). Atau kalau kamu selama ini bergantung pada mesin, gunakanlah dumbbell untuk selingan. Bosan pada treadmill yang monoton gerakannya? Coba elliptical machine untuk variasi.
4. Bosan dengan rutinitas
Awal melakukan fitness sih kita biasanya enjoy. Manusia suka pada hal-hal baru, dan itu membuat mereka bergairah. Tapi ketika hal itu telah jadi kebiasaan, rasa bosan akan datang. Bosan fitness? Bukan hal baru. Yang kamu butuhkan adalah sebuah selingan fitness!
Buat target dan tantangan!
Mungkin kamu perlu menetapkan lagi targetmu yang dulu sudah pernah kamu bikin. Atau, ciptakan sebuah tantangan bagi dirimu sendiri. Tantangan akan memacu dirimu untuk lebih fokus pada apa yang kamu lakukan. Kalau kamu suka aerobik dan gym-mu mengadakan lomba, ikutlah. Atau kamu bisa membuat tantangan untuk meningkatkan beban latihan dalam sebulan, misalnya. Tapi ingat, jangan sampai memforsir diri ya. Yang penting adalah menata fokus pada fitness.
Semoga info ini bermanfaat buat mengerek kembali motivasi kamu untuk kembali melakukan fitness ya!
Masalahnya, olahraga sering kita pandang sebagai beban, bukan kesenangan. Tak heran, kita malas melakukannya. Yuk intip 4 cara efektif untuk mengusir rasa malas dalam melakukan fitness…
1. Tak ada waktu buat ngegym
Aku sendiri sering mengalami ‘dikejar-kejar’ oleh waktu. Lalu bagaimana cara menyiasati kalau kita ga ada waktu lagi untuk menyempatkan pergi ke gym?
Lakukan fitness di rumah!
Kalau lingkungan perumahanmu aman, kamu bisa melakukan jogging selama 20 menit saja, lalu lanjutkan dengan latihan beban. Ada banyak latihan yang bisa dilakukan di rumah loh. Misalnya abs exercise (latihan perut), legs exercise, chest exercise serta back exercise. Hanya dengan alat-alat yang relative tidak mahal, kamu bisa berlatih 30 menit 3 kali seminggu di rumah.
2. Terlalu lelah untuk fitness
Setelah seharian bekerja ditambah dengan lembur, atau bagi ibu rumah tangga (yang kerjaannya tak pernah habis) ditambah dengan mengurus anak, seringkali energy sudah tak ada lagi untuk fitness. Rasa lelah sudah melanda, dan yang pengen kamu lakukan hanya tidur.
Fitness justru akan bikin tubuh kamu lebih segar!
Aku juga sering merasa terlalu lelah untuk berangkat ke gym untuk fitness. Tapi pernah aku memaksa diriku sendiri (waktu itu sih karena aku gak mau voucherku mubazir karena masa berlakunya hampir habis). Tapi…ternyata setelah aku mulai melakukan fitness, rasa lelah itu tiba-tiba menguap. Aku menjalani semua latihan seperti biasa, dan…. Tahu gak? Setelah itu aku justru merasa tubuhku makin segar dan fit daripada sebelum fitness, dan stress yang kudapat dari pekerjaanku juga lenyap. Tapi, ingat selalu untuk tidak over-fitness ya, karena latihan yang terlalu berat juga akan menyebabkan tubuhmu mengalami stress.
3. Frustrasi karena fitness tak membuahkan hasil
Sudah capek-capek fitness, sudah menghamburkan duit buat beli alat atau buat bayar keanggotaan gym, kok rasanya tubuh ini begini-begini saja. Tak ada perbedaan signifikan yang tampak. Mungkin pikiran itu pernah terlintas di benakmu yang mungkin membuatmu malas untuk fitness lagi?
Keluarlah sejenak dari rutinitas!
Latihan rutin yang sama terus polanya bisa bikin kamu frustrasi, padahal sebenarnya mungkin perubahan itu ada tapi memang bertahap, tidak instan. Coba ubah pola fitnessmu. Kalo kamu biasa menggunakan dumbbell, cobalah untuk menggunakan mesin (minta arahan dari instruktur ya!). Atau kalau kamu selama ini bergantung pada mesin, gunakanlah dumbbell untuk selingan. Bosan pada treadmill yang monoton gerakannya? Coba elliptical machine untuk variasi.
4. Bosan dengan rutinitas
Awal melakukan fitness sih kita biasanya enjoy. Manusia suka pada hal-hal baru, dan itu membuat mereka bergairah. Tapi ketika hal itu telah jadi kebiasaan, rasa bosan akan datang. Bosan fitness? Bukan hal baru. Yang kamu butuhkan adalah sebuah selingan fitness!
Buat target dan tantangan!
Mungkin kamu perlu menetapkan lagi targetmu yang dulu sudah pernah kamu bikin. Atau, ciptakan sebuah tantangan bagi dirimu sendiri. Tantangan akan memacu dirimu untuk lebih fokus pada apa yang kamu lakukan. Kalau kamu suka aerobik dan gym-mu mengadakan lomba, ikutlah. Atau kamu bisa membuat tantangan untuk meningkatkan beban latihan dalam sebulan, misalnya. Tapi ingat, jangan sampai memforsir diri ya. Yang penting adalah menata fokus pada fitness.
Semoga info ini bermanfaat buat mengerek kembali motivasi kamu untuk kembali melakukan fitness ya!
Labels:
motivasi fitness
|
8
comments
Subscribe to:
Posts (Atom)