Fanda and Fitness

Fanda and Fitness
Seorang wanita yang semangat melakukan fitness demi kesehatan dan pembentukan tubuh!

Followers

Get My Fitness Latest News

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Most Popular Posts

Female & Health Blogs

My Blog Listing

Blog Directory
My BlogCatalog BlogRank
Blog Directory & Search engine
Health Blogs - Blog Rankings
Health blogs
Showing posts with label health. Show all posts
Showing posts with label health. Show all posts
Friday, January 7, 2011

5 Cara Hindari Perut Kembung


Perut kembung memang bukan penyakit yang serius, tapi juga membuat kita tidak nyaman. Bagi para wanita, perut kembung juga menyebabkan perut kita kelihatan makin buncit. Pernah gak kamu memakai celana jinsmu yang mendadak kekecilan di daerah pinggang saat sore atau malam hari? Nah, ingat-ingatlah…mungkin sesiangan kamu baru saja makan agak kebanyakan sehingga menyebabkan perutmu kembung. Tapi jangan khawatir, ada beberapa tips untuk menghindari perut kembung,

Konsumsi Potasium
Potasium berfungsi untuk mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh kita, sekaligus sebagai diuretic yang akan membilas lemak dari tubuh. Pisang, asparagus, mangga, bayam, tomat dan kacang tanah adalah contoh makanan yang mengandung potassium.

Tutup Mulut
Cegah mulutmu agar tidak membiarkan terlalu banyak udara masuk ke perut. Aktivitas yang membawa banyak udara masuk antara lain mengunyah permen karet, minum lewat sedotan, banyak berbicara saat sedang mengunyah makanan, dan merokok.

Kurangi Pemanis Buatan
Pada orang-orang tertentu, pemanis buatan seperti sorbitol yang terdapat dalam makanan olahan dapat menimbulkan perut kembung karena pencernaan mereka tak mampu mencerna bahan tersebut. Kalau kamu merasa demikian, jauhilah pemanis buatan dan pilihlah gula asli.

Perbanyak kalsium dan magnesium saat PMS
Bagi wanita yang saat PMS (Pre Menstruation Sindrom) sering mengalami perut kembung, perbanyaklah mengkonsumsi kalsium (hingga 1200 mg per hari) dan magnesium (200-400 mg per hari).

Konsumsi Probiotic
Probiotic yang banyak terdapat pada yogurt dan makanan fermentasi lainnya sangat ampuh menghilangkan gejala perut kembung. Aku sudah membuktikannya sendiri, sejak rajin makan yogurt tiap hari, perut kembung yang sering kurasakan di pagi hari hilang sama sekali. Probiotik juga baik untuk menstabilkan pencernaanmu.

Jadi, jangan sampai perut kembung menghalangimu dari berkarya dan bersosialisasi lagi. Gunakan kelima cara sederhana di atas untuk mengurangi terjadinya perut kembung.


Friday, November 19, 2010

Amankah Kedelai Bagi Wanita?


Selama ini ada beberapa perbedaan pendapat tentang efek kedelai bagi kesehatan kita, terutama wanita. Ada sebagian yang percaya bahwa kedelai adalah salah satu makanan yang besar manfaatnya bagi kesehatan, sedang yang lainnya lagi mengatakan bahwa kedelai justru memicu timbulnya kanker. Jadi bingung kan? Haruskah kita makan kedelai atau tidak? Nah, begini nih faktanya…

Kedelai adalah makanan tinggi protein, serat, kalsium, potassium, dan vitamin B. Kedelai juga dapat menurunkan resiko penyakit jantung, serta menyembuhkan ‘hot flashes’ (perasaan panas di wajah serta tubuh bagian bawah yang sering dialami wanita menjelang menopause dan menstruasi karena penurunan kadar hormon estrogen). Jadi, itu artinya kedelai tetap layak dikonsumsi, dengan syarat… ingat-ingat ya syarat ini! ... kamu adalah wanita yang sehat, tak punya kecenderungan atau sejarah keluarga mengidap kanker payudara. Bagi wanita seperti ini sebaiknya tidak mengkonsumsi kedelai.

Apakah itu berarti kedelai berbahaya? Jangan-jangan wanita yang sehat akan jadi memiliki resiko kanker payudara kalau mengkonsumsi kedelai?

Seperti semua bahan makanan lainnya, kedelai juga memiliki efek negatif selain efek positif. Efek negatif itu akan timbul terutama apabila dikonsumsi berlebihan. Itu karena kedelai mengandung phytoestrogen yang sifatnya seperti hormon estrogen dalam tubuhmu. Dan kadar estrogen yang terlalu tinggi akan memicu sel-sel kanker payudara untuk tumbuh.

Lalu berapa banyakkah konsumsi kedelai yang aman?

Kedelai akan sangat bermanfaat bagi kesehatan apabila dikonsumsi sekali sehari. Kamu bisa memilih makanan seperti tahu, tempe, atau susu kedelai. Atau kalau misalnya kamu memasak 1 macam masakan tahu atau tempe untuk 3 kali makan, kamu harus mengganti dengan makanan lain pada hari-hari berikutnya, atau kamu makannya dalam porsi sedikit saja, dan dikombinasi dengan menu lain.

Kesimpulannya, kedelai adalah makanan yang menyehatkan, rendah kalori dan menurunkan kolesterol, tapi sekali lagi…jangan berlebihan mengkonsumsinya. Dan ada 1 kabar baik lagi bagi kamu yang memiliki anak. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang sering mengkonsumsi kedelai sejak kanak-kanak justru resiko terkena kanker payudara akan turun hingga 60%.

Semoga bermanfaat yaa….


Tuesday, October 12, 2010

Produk Susu Dan Kanker Payudara


Baru saja mendapat e-mail yang memberikan pencerahan sekaligus kekhawatiran, yang diforward oleh seorang teman. E-mail aslinya berbahasa Inggris dan terlalu panjang, jadi akan aku ambil isinya yang penting bagi kesehatan kita saja ya…

Seorang peneliti wanita bernama Prof. Jane menerita kanker payudara, telah merelakan satu payudaranya diangkat, dan tengah berusaha menunda kematian dengan kemoterapi dan radioterapi. Tak mau menyerah, Jane berusaha meneliti banyak hal tentang kanker payudara. Salah satu fakta yang ia temukan adalah:

Wanita di China sangat sedikit yang menderita kanker payudara.

Pertanyaannya: Mengapa?

Menurut penelitian, memang jumlah wanita yang tinggal di negeri China amat sedikit yang meninggal akibat kanker payudara, dibandingkan dengan Amerika dan Eropa, yaitu 1 dari 10.000. Penelitian Prof. Jane membawanya pada sebuah kesimpulan yang mengejutkan:

Penduduk China tidak mengkonsumsi produk SUSU!

Dalam beberapa kesempatan Prof. Jane menjamu tamu-tamunya yang berasal dari China dengan produk yang mengandung susu, krim atau keju (yang merupakan produk turunan susu). Ternyata mereka dengan halus menolak. Penduduk China memang menganggap yang minum susu adalah bayi saja, dan itupun yang dikonsumsi adalah ASI, bukan produk susu sapi.

Prof. Jane, yang selama itu rajin makan yogurt organic setiap hari, demi menemukan fakta baru ini, lalu memutuskan untuk menghentikan sama sekali konsumsi susu dan semua produk turunannya. Seminggu setelah ia menghapus susu dari dietnya, ia menemukan benkolan yang ada di lehernya mengempis dan melunak. Dan kira-kira enam minggu sesuah tak-mengkonsumsi-susu, Jane memeriksakan diri ke dokter spesialis kankernya, dan membuat si dokter ternganga karena ia tak dapat menemukan benjolan itu lagi!

Menarik kan? Padahal selama ini kita diajar semenjak kecil mengenai 4 Sehat 5 Sempurna ya? Kalau menurutku sih, susu tetap memiliki manfaat kalsium bagi tubuh kita. Tapi, mungkin sebaiknya kita mulai berusaha mengurangi makanan/minuman lain yang mengandung produk turunan susu. Misalnya kalau ke cafe, mungkin kita sebaiknya memilih minuman yang tak mengandung susu. Jus buah atau mocktail lebih menyegarkan dan menghilangkan haus daripada iced chocolate loh!

Dan jangan lupakan juga untuk melakukan olahraga. Info ini berguna bukan saja bagi wanita tapi juga pria, karena pria juga bisa kena kanker payudara loh… Bagaimanapun juga, olahraga tetaplah senjata paling ampuh menghindarkan kita dari segala macam penyakit. Buat yang sudah lama tidak ngegym, ayo dong back to gym! Atau yang suka jogging, jangan biarkan musim hujan jadi halanganmu buat berolahraga….


Friday, September 24, 2010

Angka-Angka Yang Harus Kau Ingat


Kapan kamu terakhir kali cek kesehatan? Mungkin saat periksa ke dokter, atau cek kesehatan di lab atau klinik? Bagi sebagian besar orang, tentu hasil pengecekan dari lab pun masih membingungkan. Sebenarnya aku ini cukup sehat apa gak sih? Begitu mungkin pikiran kita saat melihat begitu banyak angka-angka di hasil cek up kita. Aku berhasil menemukan sebuah artikel menarik dari Yahoo mengenai angka-angka vital yang menjadi tolok ukur kesehatan kita. Mulai sekarang kita bisa mencoba mengingatnya, sehingga sewaktu-waktu kita diperiksa, kita akan tahu tingkat kesehatan kita.

Tekanan Darah – 120/80

Semakin rendah tekanan darahmu dari angka itu, semakin baik. Jangan lupa minta dokter mengecek tekanan darahmu, meski ia tidak menyuruhmu (pasien berhak loh mengetahui tekanan darahnya).

Gula Darah – 99

Tes untuk mengetahui tingkat gula darah biasa disebut Gula Darah Puasa. Itu artinya kamu akan diambil darah setelah puasa selama 8 jam, di mana tubuhmu tidak memproduksi cukup insulin. Jika kamu mengalami obesitas atau punya riwayat keluarga diabetes, ceklah gula darahmu sejak dini.

Kolesterol – 200

Nah, ini yang banyak dialami oleh kita yang hidup di kota besar. Dengan banyaknya tawaran makanan tinggi lemak dan kalori, potensi untuk menderita kolesterol tinggi sangat besar. Ingat! 200 adalah batasnya, kalau levelmu berada di 195, berarti kamu sudah harus mulai diet rendah lemak!

HDL Kolesterol – 50

Ini dia si kolesterol baik. Kalau kamu selama ini menjalankan pola hidup sehat dan banyak olahraga, angka HDL mu kemungkinan besar baik. HDL dan LDL bisa dianalogikan sebagai ‘pasukan kuning’ dan ‘sampah’. Meski sampahnya menumpuk, tapi kalo jumlah pasukan kuningnya banyak, maka sampah bisa dibersihkan seketika sehingga jalanan akan tetap bersih. Tapi hati-hati kalo pasukan kuningnya berkurang banyak karena lagi mudik lebaran misalnya…(hehehe), karena kalau sampahnya menumpuk, jalanan bisa kotor tuh. Begitulah analogi HDL dan LDL, karena itu level HDL juga sangat berpengaruh pada level LDL, dan sebalinya.

LDL Koleserol – 100

Inilah si kolesterol jahat yang dianalogikan sebagai ‘sampah’ di penjelasan tentang HDL diatas. LDLmu bisa agak tinggi dan kamu bisa dibilang tetap sehat JIKA HDL-mu juga tinggi. Dan kalau kamu kesulitan untuk menurunkan LDL ini, solusinya kamu bisa menaikkan HDL dengan jalan banyak olahraga. Tuh kan….makanya mulai sekarang perbanyak fitness ya!

Trigliserida - 150

Trigliserida adalah salah satu unsure dalam darah. Level Trigliserida ini sangat berhubungan erat dengan kolesterol. Orang yang trigliseridanya tinggi cenderung rendah HDLnya dan sebaliknya.

Hayooo…sekarang, kapan terakhir kamu memeriksakan kesehatanmu? Kalau kamu takut hasilnya jelek, banyaklah melakukan fitness sebelumnya. Moga-moga olahraga membantumu mendapatkan kesehatan yang lebih baik ya. Semangat!