Fanda and Fitness
Seorang wanita yang semangat melakukan fitness demi kesehatan dan pembentukan tubuh!
Categories
abs exercise
(4)
back exercise
(5)
breast exercise
(1)
butts exercise
(4)
cardio exercise
(4)
chest exercise
(4)
fitness diary
(15)
health
(4)
kisah yang tercecer
(7)
legs exercise
(6)
motivasi fitness
(3)
shoulder exercise
(2)
stretching
(2)
thigh exercise
(4)
tips diet
(9)
tips fitness
(18)
triceps exercise
(2)
weight loss
(6)
woman tips
(1)
Followers
Get My Fitness Latest News
Most Popular Posts
Female & Health Blogs
-
-
Halo dunia!2 years ago
-
jasa pembuatan website3 years ago
-
-
Selamat Idul Fitri 1440 H 2019 M6 years ago
-
Nomor Panggilan Darurat Balikpapan8 years ago
-
-
2017 Reading List8 years ago
-
-
Berani Bermimpi12 years ago
-
-
-
-
-
Binahong Daun Ajaib Multi Guna15 years ago
-
FDA Menyetujui Alat Diagnostik HIV15 years ago
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Blog Archive
Friday, September 3, 2010
Fitness Dan Bra
2:38 PM | Posted by
Fanda Classiclit |
Edit Post
Apa hubungan antara fitness dan bra? Erat sekali, karena bra yang dipakai wanita ketika melakukan fitness berbeda dengan bra sehari-hari. Dan karena perbedaan itu, tiap kali fitness aku selalu membawa bra fitness bersama dengan pakaian fitness serta handuk dll (terutama kalau aku berangkat fitness langsung dari kantor, aku bisa ganti pakaian dulu di kantor sebelum berangkat). Nah, kemarin pikunku kumat lagi. Kali ini aku lupa membawa bra fitnessku! Dan ketahuannya baru sore ketika aku mau ganti pakaian. Yah…terpaksalah aku harus pulang ke rumah dulu baru ke tempat fitness. Menyebalkan bukan? Kenapa aku gak pake bra yang kupakai ke kantor aja sekali itu, daripada harus pulang dulu? Nah, ini sebabnya…
Ketika melakukan aktifitas fitness, tubuh kita terutama di bagian atas (upper torso) pasti bergerak. Ada yang gerakannya berguncang-guncang (jogging, aerobic, tennis, dsb) atau hanya bergerak naik-turun seperti pada latihan beban. Bra biasa yang dipakai wanita sehari-hari tak mampu meredam gerakan-gerakan ini. Kenapa harus diredam?
Pada gerakan lari dan loncat, payudara yang berguncang-guncang akan menyebabkan:

1. Rasa sakit
2. Rasa tak nyaman
3. Tak pede/tak sopan karena akan jadi perhatian orang
Khususnya bagi mereka yang ukuran payudaranya cukup besar, harus mengenakan bra khusus yang dirancang menahan goncangan. Namanya sports bra. Sports bra biasanya memiliki penahan di bawah payudara yang cukup lebar dan kuat untuk menopang payudara sehingga mengurangi bahkan meredam goncangan. Gambar sports bra diambil dari sini.
Namun bagi yang tidak suka lari atau aerobic, dan hanya latihan beban saja, bisa saja memakai bra biasa, tapi harus memenuhi beberapa syarat:
1. Punya pen
ahan yang cukup kuat di bawah payudara (pilih yang underwire atau pake kawat). Waktu mengepas, coba gerakkan tanganmu ke atas dan lakukan stretching dengan mengangkat tangan ke atas. Rasakan apakah bra ikut naik ketika kamu melakukan gerakan ini. Pilih bra yang tetap di tempatnya walaupun kamu mengangkat tangan tinggi-tinggi.2. Bra biasa pada umumnya memiliki tali (bra strap) yang melintang di bahu. Padahal untuk gerakan-gerakan angkat beban, bahu harus dibebaskan dari gangguan atau tekanan apapun. Solusinya, gunakan tali bra yang disilangkan di belakang. Untuk itu, kamu harus mencari bra yang strapless sehingga talinya bisa dimodifikasi silang belakang itu. Dengan disilang ke belakang, tali bra hanya akan menekan di area dekat leher saja sedangkan area bahu bebas. Gambar diambil dari sini.
Jadi sebelum melakukan fitness, tentukan dulu aktivitas seperti apa yang akan banyak kamu lakukan. Setelah itu baru kamu bisa menentukan jenis bra yang akan kamu beli. Yang terpenting adalah kamu tetap bisa fitness dengan nyaman. Bukan saja tubuh kamu, tapi juga kamu gak akan merasa malu atau minder.
Thursday, September 2, 2010
Cara Mengatur Jadwal Fitness
2:05 PM | Posted by
Fanda Classiclit |
Edit Post

Kalau kamu udah mengikuti blog Fanda and Fitness ini dari awal, mungkin kamu akan berpikir: waduh...banyak banget ragam latihannya, trus gimana bagi waktunya? Kalo diturutin semuanya, bisa-bisa aku gak ngapa-ngapain kecuali fitness! Kalo kamu belum mengikuti blog ini? Segera follow deh (hehehe...*rada maksa nih*) biar gak ketinggalan info menarik seputar fitness dan diet.
Inilah beberapa hal yang harus dilakukan supaya kamu gak kewalahan membagi waktu untuk fitness.
1. Tentukan prioritas bagian tubuh yang akan dilatih
Apa sih kekurangan pada tubuhmu yang paling urgent untuk diperbaiki? Misalnya aja nih, ada yang bilang tubuh bagian bawah, karena tubuh bagian atas kan tertutup baju jadi gak kentara. Sedangkan bentuk perut, pinggul dan pantat hampir gak bisa disembunyiin.
2. Tentukan waktu untuk latihan
Idealnya sih 3-4 kali dalam seminggu untuk fitness, terserah jamnya. Tapi kalaupun tak bisa, minimal 2 kali seminggu. Itupun kalau tak banyak lemak yang musti dipangkas.
3. Di gym atau di rumah?
Ini juga penting soalnya fasilitas yang ada kan gak selengkap di gym jadi kemungkinan variasi latihannya bisa beda.
Sekarang tinggal memahami jenis-jenis latihan dan otot yang ditarget.
* Chest dan Triceps biasanya dijadikan satu karena latihan chest juga berpengaruh pada otot triceps.
* Back dan Biceps juga dijadikan satu, kebalikannya dengan Chest dan Triceps terletak pada letak otot yang dilatih.
Karena itu, kamu tak bisa melatih Back sekaligus Chest. Pada tiap latihan, hanya 1 otot besar (yang disebut otot besar adalah chest dan back) yang boleh dilatih.
Sedang abs exercise alias latihan otot perut merupakan latihan yang penting karena perut merupakan titik sentral tubuh kita. Melatih otot perut juga menjadikan tubuh kita semakin solid, tidak rapuh.
Selain latihan perut, latihan kaki atau legs exercise juga berdiri sendiri (bisa digabungkan dengan butts exercise alias latihan pantat).
Karena idealnya kita harus memberi waktu bagi tiap otot untuk beristirahat setelah 'disiksa', maka kita bisa membuat jadwal seperti contoh ini:
Senin: chest, triceps, abs (perut), legs
Rabu: back, biceps, butts, side-abs (pinggang)
Jumat: abs, legs, butts, side-abs
Dengan asumsi:
- Targetmu adalah otot tubuh bagian bawah
- Tak perlu menurunkan berat badan, hanya pembentukan saja
- Punya waktu luang 3 kali dalam seminggu masing-masing 75-90 menit saja sudah termasuk 15 menit cardio untuk pemanasan.
Dengan membuat jadwal fitness, kita gak akan ngawur lagi waktu latihan, dan yang terpenting bagian tubuh yang kita target akan mendapat porsi lebih banyak. Tapi, yang lebih penting lagi tentu saja pertama-tama kamu harus membangun motivasi untuk fitness terlebih dahulu. Karena jadwal dibuat kan untuk dijalankan, bukan hanya pajangan dinding semata. Agar tercipta disiplin, perlu motivasi yang kuat.
Sudah siapkah kamu? Ayo semangaat!!
Labels:
tips fitness
|
8
comments
Wednesday, September 1, 2010
Makan Dan Fitness
1:09 PM | Posted by
Fanda Classiclit |
Edit Post

Posting ini untuk menjawab pertanyaan seorang teman, Joanna. Namun, mungkin banyak di antara kalian yang pernah atau akan menghadapi dilemma yang sama. Sebaiknya sebelum berangkat fitness, kita makan dulu apa tidak?
Aku ingin share tips ini berdasarkan pengalaman dan juga teori yang pernah aku dapat.
Jangan fitness dengan perut kosong
Jangan fitness dengan perut kekenyangan
Nah…pasti pada bingung kan? Perut kosong gak boleh, perut kenyang juga gak boleh. Trus gimana dong?
Setiap kali kamu hendak fitness, pastikan satu-dua jam sebelum fitness perutmu sudah terisi makanan ringan. Jangan makan lagi dalam jangka waktu satu jam hingga kamu mulai fitness. Pastikan juga jadwal fitnessmu paling tidak 3-4 jam setelah makan besar (makan siang, makan malam).
Melakukan exercise atau fitness dengan perut kosong menyebabkan kadar gula dalam darah turun, dan akibatnya kamu akan merasa lemas dan cepat lelah, sehingga kamu tak bisa menyelesaikan fitness dengan efektif.
Sebaliknya, fitness dalam keadaan perut penuh membuat perutmu terasa sakit, atau pencernaanmu akan terasa tak nyaman. Proses pencernaan berlangsung sekitar minimal 1 jam. Aku pernah mencoba makan yogurt kira-kira hanya 45 menit sebelum mulai fitness, dan perutku langsung sakit. Tapi kalau aku beri jarak paling sedikit 1 jam, aman deh.
Lalu apa yang harus dimakan 1-2 jam sebelum fitness itu? Makanan yang ringan tapi mengandung gizi yang banyak. Aku memilih yogurt untuk fitness hari Minggu pagi dan selembar roti tawar dengan isi selai sebelum fitness sore hari. Kamu bisa juga memilih segelas susu atau sebuah pisang. Apa saja yang ringan asal dapat meningkatkan kadar gula darahmu.
Bagaimana dengan setelah fitness?
Ada teman cewekku yang terheran-heran ketika mendengar aku makan malam setelah pulang fitness. Katanya: “Loh, kan percuma aja kamu susah-susah bakar lemak terus kamu isi lagi?” Nah…itu pendapat yang salah besar. Justru 2 jam setelah fitness, terutama latihan beban, kita harus makan untuk mengembalikan energy yang udah kita kuras habis-habisan selama fitness, dan untuk mengoptimalkan pembentukan otot.
Makan apa?
Karbohidrat dan protein! Jangan buang karbohidrat dengan alasan kamu lagi diet. Karena tubuhmu membutuhkan karbohidrat untuk energy. Sedang protein (usahakan yang low fat) penting untuk pembentukan otot.
Jadi…jangan sampai skip lunch atau skip dinner setelah kamu fitness ya! Kasihan deh tubuhmu yang baru kamu suruh kerja berat gak dikasih makan!!
Labels:
tips fitness
|
11
comments
Subscribe to:
Posts (Atom)