Fanda and Fitness

Fanda and Fitness
Seorang wanita yang semangat melakukan fitness demi kesehatan dan pembentukan tubuh!
There was an error in this gadget

Followers

Get My Fitness Latest News

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Most Popular Posts

There was an error in this gadget

My Blog Listing

Blog Directory
Thursday, October 21, 2010

Efek Berhenti Fitness Dalam Waktu Lama


Dua minggu terakhir ini aku terpaksa absen fitness. Alasannya, karena aku harus ke luar kota dan ada acara di gereja selama 9 hari berturut-turut sehingga kelelahan pun melanda. Dan akhirnya, baru kemarinlah aku bisa kembali ngegym. Dengan rada malas sebenarnya, seperti biasa kalau sudah bolos agak lama. Tapi demi kesehatan dan kebugaran, aku tetap berangkat.

Begitu bisa jalan cepat di treadmill rasanya enak sekali di tubuh. Maka aku jadi bersemangat buat latihan beban. Udah lama nih gak latihan chest. Maka aku langsung menuju ke mesin Chin Up/Dipping (satu mesin untuk dua jenis latihan). Latihan pun berjalan lancer, dengan beban seperti biasa dan jumlah repetisi seperti biasa. Lalu beralih ke mesin Butterfly. Nah, saat latihan inilah aku mulai merasa tidak seperti biasanya. Pada set yang kedua latihan jadi makin berat bagiku. Pada repetisi ke 12 aku mulai hampir tak sanggup menyelesaikan latihan (meski akhirnya tetap aku paksa). Set ketiga lebih parah lagi, setengah dari repetisi aku lakukan dengan susah payah, padahal biasanya tidak. Apa gerangan yang terjadi?

Nah, inilah yang sebenarnya terjadi…

Saat berlatih pertama kalinya setelah hiatus agak lama (2 minggu lebih), kita memang akan mendapati latihan yang dulu biasanya kita lakukan, akan menjadi beraaat banget. Kondisinya sama seperti saat kamu berdiri di dasar gunung Kelud dan memandang ke puncak. Bisa membayangkan rasanya kan? *Duuh…tinggi amat… bisa gak ya aku sampe ke puncak?*

Satu-satunya cara untuk menghadapi gejala ini, adalah dengan TETAP berlatih. Itulah kuncinya. Tetaplah berlatih, mungkin kali pertama ‘come back’ kamu bisa berlatih lebih sedikit dari yang biasa. Contoh:

Biasanya kamu berlatih 3 set @ 15 repetisi,
  • Pangkaslah jadi: set-1 = 12 repetisi, set-2 = 10 repetisi, set-3 = 8 repetisi.
  • Pada latihan berikutnya, tingkatkan jadi: set-1 = 15 repetisi, set-2 = 12 repetisi, set-3 = 10 repetisi.
  • Dan seterusnya hingga staminamu sudah kembali normal, dan kamu sudah merasa enjoy dengan porsi latihanmu.
Kesimpulannya, usahakan untuk tidak menghentikan fitness kalau tidak ada hal yang sangat penting. Jangan hanya karena teman fitness cuti fitness lalu kamu ikutan cuti. Atau karena kamu malas dan ada acara-acara lain yang lebih menggiurkan. Toh fitness kan bisa hari apa saja dan jam berapa saja, yang penting tetaplah latihan, apakah itu hanya cardio saja atau latihan beban ringan.

Lagipula, berhenti fitness juga mendatangkan rasa pegal dan kaku di seluruh otot tubuhmu. Rasa pegal itu seharusnya jadi alarm yang mengingatkanmu untuk segera kembali fitness. Ingat juga bahwa selama kamu rajin fitness, metabolismemu akan terjaga. Tapi kalau kamu berhenti terlalu lama, mesin metabolism tubuhmu juga akan berhenti, dan saat start lagi keadaan akan balik seperti saat kamu belum fitness dulu. Setelah beberapa minggu atau bulan barulah semuanya berjalan normal.

Jadi…jangan sampai berhenti fitness terlalu lama ya? Kalau kamu mengalami kebosanan, pakailah cara-cara mengatasi kebosanan fitness ini!


Related Posts by Categories



Widget by Hoctro | Jack Book

4 comments:

Sang Cerpenis bercerita said...

gak beda jauh kalo kita udah lama gak lari tiba2 harus lari cepat. dijamin kaki pegel deh malamnya.

Female Stuff said...

analogi lainnya, kalo sudah lama tidak berenang, lalu memaksakan diri untuk berenang satu putaran, hasilnya...kejang otot (pengalaman pribadi) :D
Risma

Asty said...

Kalo lama gak latihan biasanya kan pegel2 selama bbrp hari, biar gak pegel bgm?

Blog Keluarga said...

memang biasa seperti itu mba... Kita aja kemaren udah 2 minggu gak olahraga,,, sekali olah raga badan pegel semua tetapi setelah 4 hari pegelnya dah hilang dan berolahraga seperti biasa lagi...

Untuk mengatasi pegel-pegel sehabis berolahraga ya pake salep